Saturday, January 24, 2015

Tugas 7 Ekop

Perkembangan Koperasi Di Indonesia



Setelah bangsa Indonesia merdeka, pemerintah dan seluruh rakyat segera menata kembali kehidupan ekonomi. Sesuai dengan tuntutan UUD 1945 pasal 33, perekonomian Indonesia harus didasarkan pada asas kekeluargaan. Koperasi menjadi usaha bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup yang didasarkan pada asas kekeluargaan. Hal ini sangat sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia, yaitu gotong royong. Kerjasama dan tolong menolong yang menjadi pembawaan koperasi memberi jaminan bagi kedudukannya dan perkembangannya.

Hambatan-hambatan bagi pertumbuhan koperasi antara lain disebabkan dari kesadara masyarakat terhadap koperasi yang masih sangat rendah, pengalaman masa lampau mengakibatkan masyarakat tetap rendah curiga terhadap koperasi, dan pengetahuan masyarakat mengenai koperasi masih sangat rendah.

Bangsa Indonesia telah mengenal kekeluargaan dan kegotongroyongan yang dipraktekkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia. Kebiasaan yang bersifat nonprofit ini, merupakan input untuk Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 yang dijadikan dasar atau pedoman pelaksanaan Koperasi. Dengan koperasi, yang meletakkan titik berat pada usaha bersama, orang belajar mengenal diri sendiri, percaya pada diri sendiri, belajar melaksanakan dasar self-help dan otoaktivia beserta solidaritas, serta kawan dan tolong menolong. 

Hubungan antar anggota-anggota koperasi satu sama lain harus mencerminkan orang-orang bersaudara, satu keluarga. Rasa solidarita antar anggota harus dipupuk dan diperkuat. Dalam mengasuh anggota koperasi selalu diutamakan cinta kepada masyarakat, yang kepentingannya harus di dahulukan dari kepentingan diri sendiri. Anggota koperasi harus mempunyai rasa tanggung jawab social.

Menurut Adi Sasono, ekonomi kerakyatan merupakan ekonomi partisipatif yang memberikan akses yang fair dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat di dalam proses  produksi, distribusi, dan konsumsi nasional tanpa harus mengorbankan fungsi sumber daya manusia dan lingkungan sebagai pendukung kehidupan masyarakat. Sebab falsafah ekonomi rakyat itu sendiri menurutnya adalah kegiatan yang dilaksanakan dari rakyat, oleh rakyat, dan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat ( Adi Sasono 2005).


Daftar pustaka

Soesastro, Hadi. 2005. Pemikiran dan Permasalahan Ekonomi Di Indonesia Dalam Setengah Abad Terakhir. Yogyakarta:Penerbit Kanisius.


No comments:

Post a Comment