Saya berkuliah di Universitas Gunadarma. Saya memilih Jurusan
S P O S P O
Akuntansi. Setiap pagi saya membersihkan rumah. Saya bekerja
K S P O S P
di mall Graha di daerah Cijantung.
O K
Saya suka menonton televisi.
S P O
Sunday, October 12, 2014
Tuesday, May 20, 2014
Tugas 6 Perekoin
Hedging
adalah strategi trading untuk
"membatasi" atau "melindungi" dana trader dari fluktuasi
nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan. Hedging memberi kesempatan bagi
trader untuk melindungi diri dari kemungkinan rugi (loss) meski ia tengah
melakukan transaksi. Caranya adalah dengan memperkecil risiko merugi ketika
pergerakan nilai tukar mata uang tidak memungkinkan trader meraih profit.
Revaluasi adalah
meningkatnya nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang luar negeri.
Jika hal tersebut terjadi, maka pemerintah melakukan intervensi agar nilai mata
uang dalam negeri tetap stabil. Istilah revaluasi lebih sering dikaitkan dengan
meningkatnya nilai uang suatu negara terhadap nilai mata uang asing. Revaluasi
juga merujuk kepada kebijakan pemerintah.
Devaluasi adalah
menurunnya nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang luar
negeri. Jika hal tersebut terjadi, biasanya pemerintah melakukan intervensi
agar nilai mata uang dalam negeri tetap stabil. Istilah devaluasi lebih sering
dikaitkan dengan menurunnya nilai uang satu negara terhadap nilai mata uang
asing. Devaluasi juga merujuk kepada kebijakan pemerintah.
Embargo
adalah upaya untuk meniadakan barang-barang negara lain dengan melarang
perusahaan dalam negeri untuk mengadakan transaksi dengan organisasi-organisasi
dagang negara yang dikenakan embargo. Embargo dapat membatasi impor, atau
ekspor, atau keduanya. Secara rasional embargo adalah hukuman politik untuk
suatu negara. Istilah embargo kadang-kadang disalahgunakan untuk diterapkan ke
boikot, yang umumnya merupakan gerakan missal untuk berhenti membeli dari
sebuah bisnis, juga sebagai alat hukuman.
Pendapatan nasional (National Income)
adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK)
di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu
periode,biasanya selama satu tahun.
Neraca perdagangan
atau neraca ekspor-impor adalah perbedaan antara nilai ekspor dan impor
suatu negara pada periode tertentu, diukur menggunakan mata uang yang berlaku.[1]
Neraca positif artinya terjadi surplus perdagangan jika nilai ekspor lebih
tinggi dari impor, dan sebaliknya untuk neraca negatif. Neraca pedagangan
seringkali dibagi berdasarkan sektor barang dan sektor jasa.
Kuota impor
merupakan salah satu kebijaksanaan non tarif (non tariff barriers), yaitu
kebijakan perdagangan selain bea masuk yang dapat menimbulkan distorsi,
sehingga mengurangi potensi manfaat perdagangan intyernasional. Kuota impor itu
sendiri diarti-kan sebagai tindakan sepihak yang dilakukan secara sepihak
dengan jalan menentukan batas maksimum jumlah barang yang boleh diimpor selama
jangka waktu tertentu.
kuota
ekspor adalah pembatasan jumlah barang yang
diekspor,agar negara pengekspor dapat memperoleh harga yang lebih tinggi.
Laju Pertumbuhan Penduduk > Pertumbuhan
Ekonomi
Laju
pertumbuhan penduduk khususnya di negara berkembang mengalami percepatan dalam
waktu 10 tahun terakhir ketimbang pertumbuhan ekonomi tersebut dengan waktu
yang sama. Pertumbuhan pendapatan nasional pun cukup rendah dikarenakan banyaknya
penduduk usia produktif tetapi kekurangnya lapangan kerja yang menyebabkan
pendapatan perkapita juga rendah dan dampaknya banyak usia produktif yang
menganggur tidak mempunyai pekerjaan tetap maupun kontrak (outsourcing). Efek
dari pertumbuhan penduduk yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi dapat naiknya
polusi dan kemacetan di kota-kota besar contohnya DKI Jakarta sebagai ibukota
negara Republik Indonesia mempunyai kepadatan penduduk yang sangat padat dari
di provinsi lain di Indonesia.
Kemiskinan
adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar
seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan.
Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar,
ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan
Kemiskinan
Absolut adalah kemiskinan yang mengacu pada perhitungan pada satu standar
yang konsisten dan standarnya minimum serta tidak dipengaruhi dari tempat
maupun negaranya.
Contoh:
-
Penduduk yang hidup sekitar dibawah USD $1 perhari merupakan masuk dalam
kategori kemiskinan absolut.
- Kalori
yang dibutuhkan seseorang untuk sehari membutuhkan sekitar 1500-2100 kalori
jika kurang dari 1500 itu termasuk kemiskinan absolut.
Kemiskinan
Relatif adalah kemiskinan yang dilihat dari tingkat kemakmuran secara
umum dan presentase penduduk dibawah garis kemiskianan dari keseluruhan
penduduk.
Contoh:
- Dalam
suatu daerah diperkotaan terdapat populasi penduduk termiskin dari yang lain
sebesar 6-10%.
- Kesejahteraan
ekonomi penduduk Indonesia dengan Timor Leste berkisar 0,5 hingga 0,7 (dalam
Koefisien Gini).
Sumber :
economy.okezone.com (hedging)
http://id.wikipedia.org/wiki/Revaluasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Devaluasi
id.answers.yahoo.com (embargo)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pendapatan_nasional
http://id.wikipedia.org/wiki/Neraca_perdagangan
www.ut.ac.id (kuota impor)
http://fidiyaku.blogspot.com
http://pandubudimulya.wordpress.com
Monday, May 12, 2014
Tugas 5 Perekoin
1. Jika
peredaran uang di Indonesia dianggap dapat memicu timbulkan INFLASI maka Bank
Indonesia sebagai pelaksana Kebijakan
Moneter adalah melakukan tindakan apa saja?
Tujuan akhir kebijakan moneter adalah menjaga
dan memelihara kestabilan nilai rupiah yang salah satunya tercermin dari
tingkat inflasi yang rendah dan stabil. Untuk mencapai tujuan itu Bank
Indonesia menetapkan suku bunga kebijakan BI Rate sebagai instrumen kebijakan
utama untuk mempengaruhi aktivitas kegiatan perekonomian dengan tujuan akhir
pencapaian inflasi. Namun jalur atau transmisi dari keputusan BI rate
sampai dengan pencapaian sasaran inflasi tersebut sangat kompleks dan
memerlukan waktu (time lag). Hal-hal yang dilakukan Bi bila terjadi
INFLASI:
•
Politik diskoto (Politik uang ketat): bank menaikkan suku bunga sehingga jumlah
uang yang beredar dapat dikurangi.Kebijakan diskonto dilakukan dengan menaikkan
tingkat bunga sehingga mengurangi keinginan badan-badan pemberi kredit untuk
mengeluarkan pinjaman guna memenuhi permintaan pinjaman dari masyarakat.
Akibatnya, jumlah kredit yang dikeluarkan oleh badan-badan kredit akan
berkurang, yang pada akhirnya mengurangi tekanan inflasi.
•
Politik pasar terbuka: bank sentral menjual obligasi atau surat berharga ke
pasar modal untuk menyerap uang dari masyarakat dan dengan menjual surat
berharga bank sentral dapat menekan perkembangan jumlah uang beredar sehingga
jumlah uang beredar dapat dikurangi dan laju inflasi dapat lebih rendah.Operasi
pasar terbuka (open market operation), biasa disebut dengan kebijakan uang
ketat (tight money policy), dilakukan dengan menjual surat-surat berharga,
seperti obligasi negara, kepada masyarakat dan bank-bank. Akibatnya, jumlah
uang beredar di masyarakat dan pemberian kredit oleh badan-badan kredit (bank)
berkurang, yang pada akhirnya dapat mengurangi tekanan inflasi.
•
Peningkatan cash ratio:Kebijakan persediaan kas artinya cadangan yang
diwajibkan oleh Bank Sentral kepada bank-bank umum yang besarnya tergantung
kepada keputusan dari bank sentral/pemerintah. Dengan jalan menaikan
perbandingan antara uang yang beredar dengan uang yang mengendap di dalam kas
mengakibatkan kemampuan bank untuk menciptakan kredit berkurang sehingga jumlah
uang yang beredar akan berkurang. Menaikkan cadangan uang kas yang ada di bank
sehingga jumlah uang bank yang dapat dipinjamkan kepada debitur/masyarakat
menjadi berkurang. Hal ini berarti dapat mengurangi jumlah uang yang beredar.
2. Jika Inflasi
yang terjadi karna naiknya biaya poduksi kurang diharapkan dalam perekonomian
indonesia
Inflasi karena biaya produksi atau cost push
inflation terjadi disebabkan adanya dorongan kenaikan biaya dari faktor-faktor
produksi secara terus menerus dalam waktu tertentu. Dan inflasi ini terjadi
dari biaya faktor produksi. Berkurangnya produksi sendiri bisa terjadi
akibat berbagai hal seperti adanya masalah teknis di sumber produksi (pabrik,
perkebunan, dll), bencana alam, cuaca, atau kelangkaan bahan baku untuk
menghasilkan produksi tsb, aksi spekulasi (penimbunan), dll, sehingga memicu
kelangkaan produksi yang terkait tersebut di pasaran.
Contoh dari inflasi kenaikan biaya produksi:
-
Saat perekonomian sedang naik tetapi jumlah pengangguran sedang turun dalam
tingkat rendah, dan persediaan tenaga kerja sangat rendah karena permintaan itu
perusahaan memberi upah yang lebih tinggi dan mencari karyawan baru dengan
tawaran tersebut. Dan akhirnya harga produk lebih tinggi dari sebelumnya.
-
Turunnya mata uang domestik dengan mata uang asing membuat bahan baku dari luar
negeri ketika masuk ke dalam negeri menjadi mahal dari sebelumnya khususnya
dari negara yang sudah kerja sama perdagangan antar negara.
3. 4 Faktor utama
yang menyebabkan timbulnya perdagangan internasional
Kebutuhan suatu negara tidak lepas dari negara
lain yang ada didunia untuk melengkapi kebutuhan dalam negeri, suatu negara
akan melakukan perdagangan keluar negeri karena tidak semua memiliki kebutuhan
yang sama satu dengan yang lainnya. Dan untuk itu setiap negara pasti akan
mengekspor atau mengimpor barang untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar
negeri.
Berikut adalah 4 faktor utama Perdagangan
Internasional:
- Perbedaan Sumber Daya Alam. Faktor yang paling utama terjadinya perdagangan nasional adalah perbedaan kemampuan alam suatu negara satu dengan negara yang lain yang sangat berbeda. Kondisi iklim, hasil bumi, dan letak geografis antar negara yang berbeda-beda akan menghasilkan produk yang berbeda. Faktor inilah yang sering terjadi dalam perdagangan internasional.
- Memperluas Pasar. Industri dalam negeri sudah mampu memenuhi kebutuhan negara tersebut. Apalagi jika ditunjang dengan permintaan yang semakin besar. Untuk memperoleh hasil produksi yang optimal maka dikembangkanlah pasar pemasaran barang. Selain di dalam negeri juga mulai merambah pasar luar negeri. Hal ini dapat terjadi jika produk yang dihasilkan memiliki daya saing yang cukup dengan produk dari luar negeri.
- Perbedaan Teknologi yang digunakan. Perbedaan Teknologi akan menyebabkan perbedaan barang hasil produksi sehingga negara yang mempunyai tingkat teknologi yang tinggi dapat mengekspor barang dari negaranya ke negara yang membutuhkannya. Contoh: Jepang mengekspor mobil ke Indonesia karena Indonesia masih belum mempunyai teknologi dalam pembuatan mobil.
- Meningkatkan Pendapatan Negara. Setiap negara didunia menginginkan pendapatan negara atau devisa negara bertambah untuk meningkatkan kebutuhan dalam negeri. Dalam perdagangan internasional, pendapatan negara atau devisa negara akan bertambah jika suatu negara melakukan ekspor ke negara lain untuk memenuhi kebutuhan negara pengimpor dari pengekspor.
Sumber:
http://pandubudimulya.wordpress
Friday, April 25, 2014
Tugas 4 Perekoin
1.
A. Pengertian Pasar
Pasar adalah salah satu dari berbagai
sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha
menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang.
Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang
fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan
yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat
penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin
melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki
pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar
bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai
komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan.
Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur
yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan
informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar
peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga
nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa
teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua
peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan
memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar
mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah
pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi
manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang.
B. Jenis-Jenis Pasar
Pasar dapat
dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu pasar barang, pasar tenaga kerja, pasar
modal, dan pasar luar negeri.
- Pasar barang menggambarkan pertemuan antara permintaan dan penawaran akan barang. Sebuah perusahaan atau individu dapat beroperasi di pasar barang dengan menawarkan barang hasil produksi atau pula melakukan permintaan akan produk.
- Pasar tenaga kerja merupakan pertemuan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Pertemuan ini akan menghasilkan konsep upah dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Biasanya yang melakukan permintaan adalah badan usaha (perusahaan), lembaga-lembaga, instasi-instasi, atau dapat juga perseorangan, sedangkan yang melakukan penawaran tenaga kerja adalah angkatan kerja yang tersedia di pasar kerja.
- Pasar uang adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran uang. Dalam pasar uang yang ditransaksikan adalah hak menggunakan uang untuk jangka waktu tertentu. Di pasar uang terjadi pinjam meminjam dana, yang selanjutnya menimbulkan hubungan utang piutang. Pihak yang melakukan penawaran uang adalah otoritas moneter (Bank sentral dan pemerintah) dan lembaga keuangan (bank dan bukan bank), sedangkan pihak yang melakukan permintaan adalah masyarakat (rumah tangga dan perusahaan).
- Pasar modal dalam arti sempit identik dengan bursa efek. Dalam arti luas, pasar modal adalah pertemuan antara mereka yang mempunyai dana dengan mereka yang membutuhkan dana untuk modal usaha. Jika pasar uang lebih memfokuskan pada penggunaan jangka pendek, maka pasar modal lebih memfokuskan pada penggunaan jangka panjang.
- Pasar luar negeri menggambarkan hubungan antara permintaan dalam negeri akan produk impor dan penawaran ke luar negeri berupa produk ekspor.
Pasar
dapat dikategorikan dalam beberapa hal. Yaitu menurut jenisnya, jenis barang
yang dijual, lokasi pasar, hari, dan wujud.
Pasar
Menurut Wujud
· Pasar Konkret adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Misalnya ada los-los, toko-toko dan lain-lain. Di pasar konkret, produk yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen juga dapat dengan mudah dibedakan. contohnya adalah: bursa komoditi, bursa saham dan sebagainya.
· Pasar Abstrak adalah pasar yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata.konsumen dan produsen tidak bertemu secara langsung. Biasanya dapat melalui internet, pemesanan telepon dan lain-lain. Barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat dengan kasat mata, tapi pada umumnya melalui brosur, rekomendasi dan lain-lain. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan, atau bisa dikatakan sulit membedakan produsen dan konsumen sekaligus.
Pasar Menurut Barang yang Diperjual belikan
· Pasar barang konsumsi adalah pasar
yang menjual barang-barang yang dapat langsung dipakai untuk kebutuhan rumah
tangga. Misalnya, pasar yang memperjualbelikan beras, ikan, sayur-sayuran,
buah-buahan, alat-alat rumah tangga, pakaian, dan lain sebagainya.
·
Pasar barang
produksi
adalah pasar yang memperjualbelikan faktor-faktor produksi. Dalam pasar ini
diperjualbelikan sumber daya produksi. Misalnya, pasar mesin-mesin, pasar
tenaga kerja, dan pasar uang.
Pasar Menurut Waktu Penyelenggaraan
Pasar harian adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan tiap hari. Pasar harian ini umumnya terdapat di desa dan kota.
Pasar mingguan adalah pasar yang kegiatan jual belinya hanya satu kali dalam seminggu. Pasar mingguan ini terdapat di daerah-daerah pedesaan.
Pasar bulanan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap sebulan sekali.
Pasar tahunan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap setahun sekali.
Pasar temporer adalah pasar yang diselenggarakan organisasi/instansi pada acara tertentu, atau diadakannya hanya sewaktu-waktu (tidak tetap)
Pasar Menurut Organisasinya
Pasar Persaingan sempurna
Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan dalam pasar persaingan sempurna homogen (sejenis). Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Pasar persaingan sempurna adalah keadaan di mana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga. Harga yang telah terbentuk merupakan hasil dari mekanisme pasar berdasarkan jumlah permintaan dan penawaran.
·
Pasar
Persaingan Tidak Sempurna
Dalam
pasar persaingan tidak sempurna, para penjual maupun pembeli mempunyai
kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan.
Dalam hal ini berarti pembeli dan penjual dapat memengaruhi harga. Jenis dan
kualitas barang yang diperdagangkan pada pasar ini bersifat heterogen. Pasar
persaingan tidak sempurna dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
·
Pasar
Monopoli
Pasar
monopoli adalah pasar yang hanya terdapat satu penjual untuk suatu jenis barang
tertentu . pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang
pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu.
·
Pasar Persaingan Monopolistis
Pasar persaingan monopolistis adalah Dalam pasar ini terdapat banyak penjual dan pembeli. Pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Pasar persaingan monopolistis adalah Dalam pasar ini terdapat banyak penjual dan pembeli. Pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
·
Pasar
Oligopoli
Pasar
oligopoli adalah pasar yang hanya ada beberapa penjual. Pasar oligopoli adalah
pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga
antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga.
2. Sistem pasar bebas dapat berlaku di Indonesia
Perdagangan
bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu penjualan produk antar negara
tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.
Perdagangan
bebas dapat juga didefinisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (hambatan
yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan antar individual-individual dan
perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda.
Perdagangan
Internasional sering dibatasi oleh berbagai pajak negara, biaya tambahan yang
diterapkan pada barang ekspor impor, dan juga regulasi non tarif pada barang
impor. Secara teori, semua hambatan-hambatan inilah yang ditolak oleh
perdagangan bebas. Namun dalam kenyataannya, perjanjian-perjanjian perdagangan
yang didukung oleh penganut perdagangan bebas ini justru sebenarnya menciptakan
hambatan baru kepada terciptanya pasar bebas. Perjanjian-perjanjian tersebut
sering dikritik karena melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan besar.
Upaya Pemerintah :
Pertama,
tentu saja Pemerintah harus peka terhadap kondisi ini. Pemerintah jangan hanya
menunggu dan baru bertindak ketika industri kita mulai mati atau bangkrut.
Sudah saatnya Pemerintah memberlakukan safeguard (perlindungan pasar)
terhadap barang khususnya produk China, yaitu dengan cara menaikkan tarif bea
masuk khusus untuk produk China. Hal itu bukan tindakan tabu karena Amerika
Serikat (AS) dan Uni Eropa pun melakukan tindakan tersebut. Bahkan tindakan
safeguard ini diperbolehkan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Kedua,
Pemerintah juga bisa melindungi produk dalam negeri yaitu dengan melakukan
pengawasan mutu. Artinya produk dari luar yang tidak sesuai dengan standar mutu
Indonesia yang telah ditetapkan, dilarang masuk ke pasar domestik. Ini dapat
mencegah produk-produk yang tidak berkualitas masuk ke Indonesia, seperti yang
sekarang ini kerap terjadi.
Ketiga,
praktek KKN dan berbagai pungutan liar yang dilakukan Pemerintah disemua
lapisan harus dibersihkan. Kalau tidak maka hal ini akan menyebabkan biaya
ekonomi tinggi yang berpengaruh terhadap daya saing produk dalam pasar
intemasional.
Ke
empat, yang tidak kalah pentingnya, Pemerintah harus memperbaiki infrastruktur
yang ada dan meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia (SDM)
agar dapat mendukung industri dalam negeri dalam menghadapi persaingan
pasar bebas. SDM yang berkualitas dapat dilakukan dengan meningkatkan mutu
pendidikan serta menjamin biaya pendidikan yang murah.
Yang
terakhir, kita sebagai bangsa Indonesia, harus lebih mencintai produk lokal
ketimbang produk asing. Bagaimanapun juga, kebebasan itu jatuh pada kita
sebagai konsumen untuk memilih, apakah produk luar yang kebarat-baratan atau
dengan harga yang sangat murah namun dengan kualitas yang tidak jelas ataukah
produk sendiri yang merupakan hasil karya anak bangsa sendiri. Kalau kita
memilih produk lokal, berarti kita ikut membantu memajukan industri dalam
negeri, yang secara tidak langsung ikut mensejahterahkan masyarakat.
Bila
kelima hal tersebut dilakukan maka niscaya di era globalisasi
dan perdagangan bebas ini, Indonesia akan mampu bangkit dan bersaing di
pasar domestik maupun di pasar global sehingga diakui dimata dunia dan
pada gilirannya dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang diharapkan
seluruh rakyat Indonesia.
3. Masalah apa saja
yang dihadapi perekonomian Indonesia bila dilihat dari aspek produksi
a.
Apa (What)
Barang dan
jasa apa saja yang akan diproduksi dan dalam jumlah bera, harus
ditentukan. Dari sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih
untuk diproduksi!. Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum.
b.
Bagaimana (How)
Dengan cara
bagamana proses produksi akan dilakukan? Apakah akan mendatangkankeuntungan
yang besar? Apabila terdapat barang modal berupa bangunan apakah akan dijadikan
kantor atau gudang? Bila terdapat sebidang tanah apakah akan digunakan?
Ditanami padi, jagung, atau tebu?.
Pertanyaan-pertanyaan
seperti itu harus dijawab dengan bijaksana. Salah melakukan produksi akan
berakibat pada kerugiaa, Kelebihan atau kekurangan produksi juga dapat menimbulkan
kerugian, karena aktivitas produksi membutuhkan biaya.
Dengan cara
bagaimana (who) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya adalah siapa yang
akan melaksanakan, menggunakan sumber daya apa saaja, dengan teknologi
apa barang-barang tersebut dihasilkan, dan seberapa besar skala produksinya.
Hai ini dibutuhkan dalam rangka penyesuaian perkembangan zaman. Beberapa
faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan ini yaitu:
-
Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan
-
Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan
-
Penentuan teknologi yang digunakan
-
Pertimbangan faktor eksternal: harga, perekonomian, suku bunga, biaya produksi,
inflasi, valuta asing dan lain-lain.
c.
Siapa pelalu Produksi (Who)
Di zaman
modern, banyak pihak yang bisa melakukan produksi seperti, pemerintah,
swasta, atau koperasi. Inilah salah satu modernisasi, yaitu spesialisasi.
Spesialisasi berarti setiap pihak memiliki keterampilan dan keahlian
khusus yang tidak dimiliki pihak lain.
Pertimbangan
mengenai pelaku produksi merupakan hal yang penting karena setiap pihak
memiliki kelebihan untuk memproduksi lebih baik.
d.
Untuk siapa (For Whom)
Untuk siapa
(for whom) barang di produksi apakah untuk segmen pasar tertentu, atau
masyarakat umu!.
Sumer :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar
http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2062091-pengertian-pasar/#ixzz2ztHs5qwR
http://serbamakalah.blogspot.com/2013/05/pasar-bebas_6014.html
http://ghendri85.wordpress.com/ekonomi-2/permasalahan-ekonomi/
Subscribe to:
Posts (Atom)