Apa
itu Bisnis? Pasti anda akan menjawab Bisnis adalah usaha, Bisnis itu memutar
uang kita untuk memperoleh keuntungan, atau ada yang menjawab Bisnis adalah
menjual barang guna memperoleh Keuntungan (Profit). Semua jawaban itu benar,
tetapi arti sebenarnya dari Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang
dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen
(masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit).
Pada
dasarnya, Kita melakukan bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan
(profit). Sebenarnya tidak hanya itu, masih ada lagi beberapa fungsi dari
bisnis yaitu :
- Memenuhi kebutuhan masyarakat,
- Menciptakan nilai suatu produk menjadi produk yang lebih berguna
- Menambah lapangan pekerjaan, untuk memulai bisnis,kita memerlukan tenaga kerja
- Menambah pemasukan Negara, berupa pajak yang kita bayarkan, dalam bisnis
- menengah dan besar,perusahaan diwajibkan membayar pajak.
Sementara
Steinhoff berpendapat bahwa ada tiga fungsi utama bisnis, yaitu :
- Mencari bahan mentah (acquiring raw material)
- Mengubah bahan mentah menjadi barang jadi (manufacturing raw materials into product)
- Menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ketangan konsumen (distributing product to consumers)
Seperti
pada pengertian Bisnis,Bisnis itu dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang
atau organisasi. Disini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang siapa
saja yang melakukan bisnis atau biasa disebut dengan Dasar Kepemilikan Bisnis.
Umumnya Dasar kepemilikan bisnis mencakup :
- Perusahaan perseorangan adalah biasanya bisnis ini dimiliki oleh satu orang.
- Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persatuan komanditer dan firma.
- Perseroan adalah bisnis yang dimiliki oleh beberapa orang dan diawasi oleh direktur.
- Koperasi adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Iklim bisnis di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :
1. Faktor modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.
2. Faktor SDM (Sumber Daya Manusia)
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya.
3. Faktor ketepatan produk atau kecocokan produk
Faktor ini juga mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Produk yang cocok adalah produk yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen serta harganya terjangkau (sesuai dengan daya beli konsumen). Produk tersebut harus bisa memberikan manfaat kepada konsumen dan bila perlu dapat memberikan tambahan kepuasan kepada konsumen. Orang yang berbisnis harus benar-benar mempertimbangkan harga yang mereka tetapkan. Mereka harus bisa menetapkan harga yang terjangkau dengan daya beli konsumen namun dengan tetap memperhitungkan biaya yang telah dikeluarkannya. Mereka juga harus memperhatikan harga pesaingnya. Konsumen tentu akan memilih produk yang harganya terjangkau namun dengan tetap mempertimbangkan kualitas produk yang akan mereka konsumsi. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan kualitas barang yang diproduksinya.
4. Faktor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada perubahan. Kebutuhan dan keinginan masyarakat bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan lingkungan masyarakat.
5. Faktor persaingan pasar
Pada kenyataannya di Indonesia, banyak sekali bisnis-bisnis yang saling bersaing untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya.
6. Faktor teknologi
Faktor teknologi juga berpengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia. Semakin maju teknologi yang digunakan, semakin berkembang pula bisnis yang dijalani, namun dengan tetap memperhatikan skill serta faktor-faktor lainnya.
7. Faktor alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tentu kegiatan bisnis pun dapat terganggu. Contohnya adanya bencana banjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus bersahabat dengan lingungan serta jangan merusakya.
8. Faktor jenis bisnis
Faktor ini juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap klim bisnis di Indonesia. Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Contohnya bisnis di bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani.
9. Faktor kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah juga turut mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia. Kebijakan pemerintah tersebut bisa saja mendatangkan peluang bagi bisnis kita dan bisa pula menyebabkan hambatan bagi bisnis kita. Contohnya kebijakan dalam menetapkan pajak.
10. Faktor kondisi negara
Kondisi negara yang dimaksud dapat berupa kondisi perekonomian, sosial politik maupun pertahanan dan keamanan negara. Kondisi negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Contohnya saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.
3.Seberapa besar bisnis tersebut berpengaruh dalam kehidupanmu sehari-hari ?
Dalam kehidupan
sehari-hari bisnis berpengaruh terhadap kehidupan yakni dengan kita menggunakan
barang/jasa yang ditawarkan oleh para pembisnis kepada kita sebagai konsumen. Pada umumnya
kegiatan bisnis dilakukan oleh orang yang sudah memiliki pengalaman di bidang
yang dibisniskan orang tersebut. Namun dengan berkembangnya zaman, orang
yang melakukan aktifitas bisnis tidak harus memiliki pengalaman.
Bisnis adalah salah satu cara untuk mencari uang dalam hidup
ini, seperti halnya berdagang, kita menjual suatu barang yang kemudian kita
mendapatkan imbalan uang sebagai hasil penjualan barang tersebut. Dengan uang
tersebut kita dapat membeli persediaan barang untuk dijual kembali. Apabila
bergerak dalam bisnis jasa seperti misalnya angkutan umum, kita mendapat upah
sebagai pembayaran jasa kita yang berguna untuk merawat peralatan. sebagian
penghasilan dapat di tabung atau dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Bisnis yang bergerak di bidang jasa seperti transportasi
sangat dibutuhkan oleh masyarakat perkotaan yang aktivitasnya membutuhkan
transportasi yang cepat untuk berpindah dalam satu tempat ke tempat lain, dalam
hal ini bisnis transportasi adalah bisnis yang menguntungkan di kota besar
seperti Jakarta.
Contoh kecil lainnya adalah warung nasi. Bisnis ini akan sangat
menguntungkan, terutama apabila di tempatkan di wilayah yang padat penduduk,
karena setiap harinya manusia membutuhkan makanan sebagai sumber tenaga.
Bisnis salah satu penggerak ekonomi rakyat dalam suatu
Negara, tanpa adanya bisnis mungkin sekarang kita tidak bisa mendapatkan
kebutuhan sehari hari karena tidak ada yang menjualnya, atau tidak dapat pergi
ketempat yang jauh dalam waktu yang singkat karena tidak adanya bisnis dalam
bidang transportasi.
Bisnis juga sangat berpengaruh dalam kehidupan saya, karena kebutuhan pokok sehari hari saya seperti makan dan uang saku membutuhkan uang. Kebutuhan bulanan seperti membayar biaya kuliah juga membutuhkan uang. Dan uang didapat dengan cara berbisnis.
Sumber :
http://riyanikusuma.wordpress.com/2010/10/24/apa-itu-bisnis/
http://limerior.blogspot.com/2012/10/tugas-3.html
No comments:
Post a Comment